PENGEMBALIAN SISA PANJAR BIAYA PERKARA

PERTAMA :

Setelah Majelis Hakim membaca putusan dalam sidang yang terbuka untuk umum, Panitera sidang membuat dan memberikan instrumen kepada penggugat /pemohon untuk melaporkan  kepada kasir bahwa Perkaranya sudah putus.

KEDUA :

Panitera sidang memberitahukan kepada penggugat / pemohon untuk menanyakan kepada kasir apakah ada sisa panjar biaya perkara.

KETIGA :

Petugas kasir menerima instrumen perkara putusan dari pemohon/termohon.

KEEMPAT :

Petugas Kasir berdasarkan Buku Jurnal Keuangan Perkara memberi penjelasan mengenai rincian penggunaan biaya perkara kepada Pemohon/Penggugat.

Catatan :

Apabila terdapat sisa panjar biaya perkaranya, maka Pemegang Kas membuatkan kuitansi pengembalian sisa panjar biaya perkara dengan menuliskan jumlah uang sesuai sisa yang ada dalam Buku Jurnal dan diserahkan kepada Pemohon/Penggugat untuk ditandatangani.

Kuitansi pengambalian sisa panjar biaya perkara terdiri dari 3 (tiga) lembar :

  • Lembar pertama untuk Petugas Kasir
  • Lembar Kedua untuk Pemohon/Penggugat
  • Lembar Ketiga untuk dimasukkan ke dalam berkas perkara

KELIMA :

Pemohon/Penggugat setelah menerima kuitansi pengembalian sisa panjar biaya perkara dan menandatanganinya, kemudian menyerahkan kembali kuitansi tersebut kepada Petugas Kasir.

KEENAM :

Petugas Kasir menyerahkan uang sejumlah yang tertera dalam kuitansi tersebut beserta tindasan pertama kuitansi kepada pihak Pemohon/Penggugat.

KETUJUH :

Petugas kasir membuka kembali buku jurnal yang telah ditutup untuk transaksi pegeluaran pengealian sisa panjar.

KEDELAPAN :

Petugas memberitahukan kepada pihak dan juga diumumkan di papan pengumuman dan website tentang sisa panjar yang belum diambil pihak serta memberitahukan bahwa jika dalam waktu 180 hari tidak diambil para pihak,sisa panjar tersebut disetor ke kas Negara.

 Catatan :

  • Apabila Pemohon / Penggugat tidak hadir dalam sidang pembacaan putusan atau tidak mengambil sisa panjarnya pada hari itu, maka oleh Panitera melalui surat akan diberitahukan adanya sisa panjar biaya perkara yang belum diambil.
  • Dalam pemberitahuan tersebut diterangkan bahwa bilamana Pemohon / Penggugat tidak mengambil dalam waktu 6 (enam) bulan, maka uang sisa panjar biaya perkara tersebut akan dikeluarkan dari Buku Jurnal Keuangan yang bersangkutan dan dicatat dalam buku tersendiri sebagai uang tak bertuan (1948 KUHPerdata), yang selanjutnya uang tak bertuan tersebut akan disetorkan ke Kas Negara. Sesuai dengan SEMA-RI nomor 04 tahun 2008 tanggal 13 Juli 2008

KESEMBILAN :

Petugas Kasir membukukan secara tersendiri sisa panjar yang belum diambil pihak berperkara.

 

Berita PA

Jam Pelayanan

Kami melayani masyarakat selama lebih kurang 8 jam

  • Senin-Kamis: 08.00 sampai 16.30
  • Jumat: 07.30 sampai 16.30
  • Sabtu dan Minggu: Libur

Pengunjung Web

Hari ini 19

Kemarin 24

Minggu ini 95

Bulan ini 415

Semuanya 419

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Link Online

Go to top

Copyright @ 2017 Pengadilan Agama Kupang

Nusa Tenggara Timur