Pertama

Perkara yang diterima oleh Pengadilan Agama adalah perkara yang telah diregister dan ditandai dengan adanya penomoran terhadap perkara yang bersangkutan.

Kedua

Setelah perkara resmi diterima oleh Pengadilan Agama, pihak yang berperkara akan dipanggil oleh Jurusita/Jurusita Pengganti Pengadilan Agama untuk hadir di persidangan. Panggilan dilakukan oleh Jurusita/Jurusita Pengganti Pengadilan Agama selambat-lambatnya 3 hari sebelum hari sidang yang telah ditetapkan.

Ketiga

Majelis Hakim mulai melaksanakan sidang Pengadilan agama pada pukul 09.00 waktu setempat.

Keempat

Dalam hal tertentu Majelis hakim dapat memulai sidang beberapa saat kemudian (lebih dari pukul 09.00 waktu setempat) pada hari yang sama setelah dipermaklumkan terlebih dahulu.

Kelima

Petugas memanggil para pihak agar masuk ke ruang sidang untuk pemeriksaan perkara berdasarkan system antrian berdasar kepada urutan kedatangan para pihak yang berperkara.

Keenam

Majelis Hakim harus memutus perkara selambat-lambatnya dalam jangka waktu 5 (lima) bulan sejak perkara didaftarkan.

Ketujuh

Jika dalam waktu 5 (lima) bulan perkara belum putus, Ketua majelis wajib melaporkan keterlambatan tersebut kepada ketua MA melalui ketua PA dengan menyertakan alasan keterlambatannya.

Kedelapan

Pada waktu diucapkan, putusan / penetapan harus sudah jadi (dalam bentuk hard kopi) dan sesaat setelah dibacakan langsung ditandatangani Majelis Hakim dan Panitera Sidang.

Kesembilan

Majelis hakim memberitahukan kepada para pihak yang hadir bahwa salinan putusan dapat diambil melalui meja III dalam jangka waktu kurang dari satu minggu sejak putusan diucapkan.

Berita PA

Jam Pelayanan

Kami melayani masyarakat selama lebih kurang 8 jam

  • Senin-Kamis: 08.00 sampai 16.30
  • Jumat: 07.30 sampai 16.30
  • Sabtu dan Minggu: Libur

Pengunjung Web

Hari ini 16

Kemarin 8

Minggu ini 24

Bulan ini 260

Semuanya 1148

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Link Online

Go to top

Copyright @ 2017 Pengadilan Agama Kupang

Nusa Tenggara Timur