Pertama :
Pihak berperkara datang ke Pengadilan Agama dengan membawa surat gugatan atau permohonan.

Kedua :
Pihak berperkara menghadap petugas Meja Pertama dan menyerahkan surat gugatan atau permohonan, minimal 6 (enam) rangkap. Untuk surat gugatan ditambah sejumlah Tergugat.

Ketiga :
Petugas Meja I (dapat) memberikan penjelasan yang dianggap perlu berkenaan dengan perkara yang diajukan dan menaksir panjar biaya perkara yang kemudian ditulis dalam Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM). Besarnya panjar biaya perkara diperkirakan harus telah mencukupi untuk menyelesaikan perkara tersebut Pasal 90 Undang Undang Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Perubahan Pertama Atas Undang Undang Nomor : 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama.

Keempat :

Petugas Meja I menyerahkan kembali surat gugatan atau permohonan kepada pihak berperkara disertai dengan Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM) dalam rangkap 3 (tiga).

Kelima : 
Pihak berperkara menyerahkan kepada KASIR surat gugatan atau permohonan tersebut dan Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM).

Keenam :
Kasir menyerahkan asli Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM) kepada pihak berperkara sebagai dasar penyetoran panjar biaya perkara ke bank.

Ketujuh : 
Pihak berperkara pergi ke Bank yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Agama dan mengisi slip penyetoran panjar biaya perkara. Pengisian data dalam slip bank tersebut sesuai dengan Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM), seperti nomor urut, dan besarnya biaya penyetoran. Kemudian pihak berperkara menyerahkan slip bank yang telah diisi dan menyetorkan uang sebesar yang tertera dalam slip bank tersebut.

Kedelapan : 
Setelah pihak berperkara menerima slip bank yang telah divalidasi dari petugas layanan bank, pihak berperkara menunjukkan slip bank tersebut dan menyerahkan Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM) kepada Kasir.

Kesembilan :
Kasir setelah meneliti slip bank kemudian menyerahkan kembali kepada pihak berperkara. Kasir kemudian memberi tanda lunas dalam Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM) dan menyerahkan kembali kepada pihak berperkara asli dan tindasan pertama Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM) serta surat gugatan atau permohonan yang bersangkutan.

Kesepuluh : 
Pihak berperkara menyerahkan kepada petugas Meja II surat gugatan atau permohonan sebanyak 6 (enam) rangkap (ditambah sesuai dengan jumlah Tergugat ) serta tindasan pertama Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM).

Kesebelas : 
Petugas Meja II mendaftar/mencatat surat gugatan atau permohonan dalam register bersangkutan serta memberi nomor register pada surat gugatan atau permohonan tersebut yang diambil dari nomor pendaftaran yang diberikan oleh pemegang kas.

Keduabelas : 
Petugas Meja II menyerahkan kembali 1 (satu) rangkap surat gugatan atau permohonan yang telah diberi nomor register kepada pihak berperkara.

PENDAFTARAN SELESAI
Pihak/pihak-pihak berperkara akan dipanggil oleh jurusita/jurusita pengganti untuk menghadap ke persidangan setelah ditetapkan Susunan Majelis Hakim (PMH) dan hari sidang pemeriksaan perkaranya (PHS).

Seluruh rangkaian proses pengajuan perkara (diluar antrian dan proses di Bank) memakan waktu maksimal 1 jam.

Berita PA

Jam Pelayanan

Kami melayani masyarakat selama lebih kurang 8 jam

  • Senin-Kamis: 08.00 sampai 16.30
  • Jumat: 07.30 sampai 16.30
  • Sabtu dan Minggu: Libur

Pengunjung Web

Hari ini 12

Kemarin 25

Minggu ini 75

Bulan ini 307

Semuanya 1638

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Link Online

Go to top

Copyright @ 2017 Pengadilan Agama Kupang

Nusa Tenggara Timur