Pimpinan PA Kupang

  • 1
  • Ketua PA Kupang

    Drs. Muh. Camuda, M.H
  • Wakil Ketua

    Drs. Syarifuddin, M.H
 

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71

Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang Ke-71

Rabu, 17 Agustus 2016 Seluruh pegawai Pengadilan Agama Kupang mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71 yang dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Kupang. Upacara diikuti oleh 4 (empat ) warga peradilan yang ada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Adapun peserta upacara adalah seluruh pegawai dari Pengadilan Tinggi Kupang, Pengadilan Tinggi Agama Kupang, Pengadilan Negeri Kupang, Pengadilan Agama Kupang, Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang, Pengadilan Militer III/15 Kupang dan Pengadilan Negeri Oelamasi. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang.

Awaiting content

Kunjungan Tim UNDP SUSTAIN Ke PA.Kupang

PELATIHAN / MENTORING / PENDAMPINGAN  SISTEM INFORMASI PENELUSURAN PERKARA (SIPP) VERSI 3.1.2 DI PENGADILAN  AGAMA  KUPANG

Senin,23 Mei 2016 Ketua Pengadilan  Agama Kupang menyambut  hangat kedatangan Tim Pelatih/Mentoring/Pendampingan SIPP Versi 3.1.2 . Sesuai surat tugas nomor ND/0264/DjA.3/KP.01.1/05/2016  tanggal 20 Mei 2016 Tim terdiri dari  :Bapak Mahrus, LC., MH, Bapak Kamaruddin,S.Kom dan Bapak Irvan Yunan, SH.

Kedatangan Tim di sambut dengan antusias oleh pimpinan,hakim dan seluruh pegawai PA.Kupang karena sangat membantu terkait dengan sinkronisasi SIPP Pa.Kupang versi 3.1.2. Tim yang datang merupakan tim gabungan dari Badilag,Badilum,Badilmiltun dan BUA MARI yang bersama- sama memberikan evaluasi teknis,monitoring sekaligus pendampingan pada  Ketua,Wakil Ketua,Ketua Majelis,Panitera Muda,Panitera Pengganti dan Jurusita dan Jurusita Pengganti Pa.Kupang.

Aplikasi SIPP ini adalah langkah dari Mahkamah Agung  untuk menyatukan semua aplikasi di 4 (empat) Lingkungan Peradilan di bawah Mahkamah Agung, dengan aplikasi SIPP ini terdapat tiga fungsi, yaitu untuk proses penyelesaian administrasi perkara, memonitor kinerja satuan kerja dan aparatur peradilan, dan menjadi sarana keterbukaan informasi publik. Untuk itu kegiatan semacam ini sangat di perlukan untuk memantau seberapa siap pengadilan mengimplementasikan SIPP.

 

Selanjutnya mentoring dilaksanakan di ruangan IT PA.Kupang dan ruangan Kepaniteraan. PA Kupang sangat berterima kasih atas pelatihan dan pendampingan oleh Tim Mentoring UNDP, dan akan menindaklanjuti temuan dan rekomendasi dalam implementasi SIPP agar lebih baik lagi.

Sidang Keliling Pelayanan Terpadu Tahap I

PELAYANAN TERPADU SIDANG KELILINGPENGADILAN AGAMA KUPANGTAHAP I TAHUN 2016 DI KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG

Pada hari Kamis 17 Maret 2016 merupakan peristiwa penting bagi warga Kelurahan Sulamu Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang, kamis pagi sekitar pukul 08.00 wita warga Kelurahan Sulamu berbondong-bondong menuju area MIN Sulamu untuk mengikuti pelayanan terpadu yang diselenggarakan kerjasama antara Pengadilan Agama Kupang, Kementerian Agama Kabupaten Kupang dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang. Kegiatan ini merupakan hasil dari koordinasi bersama yang akhirnya disepakati untuk dibuat Memorandum of Understanding (MOU) pelaksanaan Pelayanan Terpadu.Sehari sebelumnya pada hari Rabu tanggal 16 Maret 2016 siang selepas Dhuhur Tim Petugas Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Agama Kupang sudah mendahului berangkat menuju lokasi di Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu yang berada diujung barat daya pulau Timor terbelah oleh Teluk Kupang, perjalanan cukup jauh dengan jalan terjal berkelok, jalan tanjakan dan turunan tajam tanpa aspal serasa naik gunung bagai bertanding offroad, beberapa petugas yang belum pernah menuju sulamu nampak terkaget kaget dengan kondisi jalan sekaligus pemandangan nan elok, diseberang teluk nampak kota kupang dari kejauhan yang terhalang oleh lautan teluk kupang, akhirnya setelah 3,5 jam lebih dalam perjalanan darat nan terjal, tim tiba juga di Kelurahan Sulamu di pesisir ujung barat daya pulau timor Provinsi Nusa Tenggara Timur dan langsung mempersiapkan sarana prasarana dan logistik dengan penduduk setempat termasuk pengambilan foto dan sekaligus mencetaknya karena sebagian besar peserta belum memiliki foto sebagai syarat penerbitan buku nikah juga memastikan keberadaan dan kehadiran ke 35 pasang suami istri yang akan diitsbatkan pada hari berikutnya Kamis 17 Maret 2016.  35 pasang suami istri ini semua adalah para nelayan Suku Bajo dengan kehidupan mereka yang bersahaja apa adanya, jauh dari kesan mapan, sehingga dalam pelaksanaan acara Pelayanan Terpadu tidak akan terlihat foto-foto keadaan tenda kursi meja yang mewah semua serba terbatas dengan kondisi biaya hidup yang mahal karena ditempat yang jauh dari kota, mereka sudah turun temurun menjadi warga yang menempati pesisir pantai ujung barat Sulamu, kebiasaan mata pencaharian mereka sebagai nelayan yang biasa berminggu-minggu dilaut sebagaimana Suku Bajo di tempat lain mengakibatkan pengetahuan akan hak dan kewajiban mereka untuk memiliki identitas hukum menjadi kurang dipahami oleh mereka, hal inilah maka ketika mereka menikah hanya merasa cukup di nikahkan oleh imam masjid atau tokoh agama setempat, bahkan pun mereka tidak berfikir pentingnya Kartu Keluarga apalagi Akta Kelahiran anak, ketika anak-anak mereka sekolah  tinggi atau mencari pekerjaan baru anak-anak mereka membutuhkan identitas-identitas hukum tersebut atau keperluan lain sehingga tentu saja harus diawali dengan kebutuhan Buku Nikah bagi orang tua mereka.

 

Acara Pelayanan Terpadu Sidang KelilingKamis 17 Maret 2016 ini diawali penyerahan Memorandum of Understanding (MoU) dari Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang kepada Ketua Pengadilan Agama Kupang, dari Kabid Bimas Islam dan Urusan Haji Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Timur Kepada Kementerian Agama Kabupaten Kupang dan dari Wakil Bupati Kupang yang diterima Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan laporan Ketua Pengadilan Agama Kupang Drs. Muhamad Camuda, MH.  Ketua Pengadilan Agama Kupang dalam laporannya menyampaikan sekilas kondisi wilayah hukum Pengadilan Agama Kupang yang terdiri dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Sabu Raijua dan keadaan masyarakat yang masih banyak yang belum tersentuh akan hak dan kewajiban mereka tentang identitas hukum keluarga. Dalam kegiatan Pelayanan Terpadu Sidang kelilingini dihadiri oleh, Wakil Bupati KupangDrs. Korinus Masneno, perwakilan dari Australia Indonesia Parthnership for Justice (AIPJ) Drs. H. Wahyu Widiana, MA, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI yang diwakili oleh Kasubdit Pratalag Ibu Umiyati, SH., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama KupangDrs H. Usman Sarif, SH., MH., Hakim Tinggi, Panitera dan Plt. Sekretaris PTA Kupang, para Panitera Muda PTA Kupang, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Timur, Para Ketua dan Panitera Pengadilan Agama se Daratan Timor,Sekretaris Dukcapil Kabupaten Kupang selaku Ketua Tim Pelayanan Dukcapil, perwakilan dari Kemenag Kabupaten Kupang dan Camat Sulamu serta dari jajaran Polsek Sulamu.

Dalam sambutan acara tersebut Wahyu Widiana Perwakilan AIPJ menyampaikan bahwa AIPJ adalah kerjasama antara Australia dan Indonesia dalam membantu mengatasi masyarakat miskin untuk mendapatkan hak identitas hukum baik identitas perkawinan, kelahiran, perceraian, hak untuk pelayanan peradilan yang adil dan hak informasi hukum,  oleh karena itu beliau sangat antusias ketika mendapat kesempatan untuk hadir di Kabupaten Kupang dan merasa bangga dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan acara Pelayanan Terpadu ini.   Sedangkan Wakil Bupati Kupang dalam sambutan sekaligus membuka acara ini sangat berbahagia, bangga dan memberikan apresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih karena perhatian yudikatif kepada Masyarakat Kecamatan Sulamu dalam hal ini Pengadilan Agama Kupang yang membangun komunikasi kerjasama lintas instansi untuk pelaksanaan Pelayanan Terpadu Sidang keliling, sekaligus bangga karena Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai instansi dalam koordinasi Pemerintah Kabupaten Kupang turut berada didalamnya bersatu padu bersama Pengadilan Agama Kupang dan Kementerian Agama Kabupaten Kupang dalam pelaksanaan Pelayanan Terpadu, Wakil Bupati berharap agar kerjasama Pelayanan Terpadu Sidang Keliling seperti ini dapat dilanjutkan di Kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Kupang sehingga kepemilikan identitas hukum masyarakat Kabupaten Kupang dapat dimiliki, Wakil Bupati Kupang dalam sambutannya juga menyampaikan pesan ungkapan yang sangat menyentuh yaitu “Menumpahkan segelas air di pulau Jawa apalah artinya, namun setetes air di tanah Timor sungguh besar artinya “.

Itsbat Nikah dalam kegiatan Pelayanan Terpadu Sidang Keliling di Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang pada tanggal 17 Maret 2016ini diikuti oleh 35 pasang suami istri, dilaksanakan oleh 3 Majelis Hakim tunggal dan yang dikabulkan serta dikeluarkan penetapannya berjumlah 32 pasang suami istri, kemudian penetapan Itsbat diteruskan ke ruang Kantor Urusan Agama untuk diterbitkan Buku Nikah, kemudian setelah Buku Nikah terbit Kementerian Agama (KUA Kecamatan Sulamu) membantu foto copy Buku Nikah dan di legalisir sebagai syarat penerbitan Kartu Keluarga, begitu pula selanjutnya setelah persyaratan untuk penerbitan Kartu Keluarga telah lengkap kemudian persyaratan tersebut dibawa dan dimasukkan ke ruang Dinas Kendudukan dan Pencatatan Sipil untuk ditindaklanjuti penerbitan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran anak-anak dari pasangan sumi istri, namun karena kendala jaringan internet yang belum bisa di Sulamu pelayanan Kartu Keluarga belum dapat langsung didaftar dan dicetak oleh Dinas Dukcapil karena pelayanan Kartu Keluarga ini harus menggunakan system aplikasi kependudukan secara online.Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Sidang Keliling kerjasama Pengadilan Agama Kupang, Kementerian Agama Kabupaten Kupang dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang berlangsung dengan tertib dan lancar, 32 pasang Suami Istri pada hari itu juga Kamis tanggal 17 Maret 2016 selesai diitsbatkan dan keluar penetapan dariPengadilan Agama Kupang, bahkan dari 32 pasangsuami istri 10 sepuluh diantaranya telah menerima Buku Nikah dan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kupang dan Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Sulamu, tampak kebahagiaan terpancar dari wajah mereka bahkan ada beberapa yang menitikkan air mata terharu karena identitas hukum sebagai pasangan suami istri telah mereka peroleh, terdengar aplous tepuk tangan meriah dari para hadirin dan 32 peserta yang diitsbatkan ketika secara simbolis 3 pasang suami istri menerima penetapan dari pengadilan dan selanjutnya menerima buku nikah.

Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Kerjasama Pengadilan Agama Kupang Kementerian Agama Kabupaten Kupang dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang diliput oleh TVRI Stasiun Kupang dan disiarkan pada acara Berita Seputar Nusa Tenggara Timur pada hari berikutnya tanggal 18 Maret 2016 pukul 17.00 Wita dan juga diliput oleh beberapa wartawan dari media masa daerah, kegiatan ini merupakan kegiatan Pelayanan Terpadu pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kupang dan sekaligus pertama bagi PA Kupang, Kemenag Kabupaten Kupang dan Dukcapil Kabupaten Kupang, semenjak terbitnya PERMA Nomor 1 Tahun 2015, para pimpinan masing-masing satuan kerja sepakat bahwa turun langsung melayani masyarakat dalam bentuk pelayanan terpadu seperti ini sangat baik dilanjutkan sebagai wujud pelayanan hukum kepada masyarakat dan jawaban atas keluhan masyarakat, ketidak mampuan masyarakat baik dari segi geografis Kabupaten Kupang yang sangat sulitjuga pengetahuan masyarakat yang terbatas mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara sehingga menjadi terhambat untuk mengurus kepentingan akan identitas hukumnya. (timredaksi).

Awaiting content

Pengawasan oleh Hakim Pengawas Bidang

Berdasarkan Surat Tugas dari Ketua Pengadilan Agama Kupang nomor: W23-A1/320/PS.01/III/2016 ,serentak para Hakim Pengawas Bidang yang ditunjuk segera melaksanakan tugasnya.Adapun Hakim   Pengawas  Bidang Kepaniteraan yaitu Bapak Moh.Rivai, SHI., MH dan Bapak Aris Habibuddin Syah, SHI., MH ,sedangkan  Pengawas Bidang Kesekretariatan yaitu Bapak M.Syauky S.Dasy, SHI., MH

Di mulai pada hari senin,18 April 2016 Pengawasan mulai di laksanakan,adapun yang menjadi obyek pengawasan untuk bidang Kepaniteraan adalah: 1. Administrasi Perkara yang meliputi ; penerimaan perkara,registrasi perkara,pelaporan perkara dan kearsipan perkara.2.Administrasi Persidangan dan pelaksanaan putusan.Untuk bagian kesekretariatan ada 3 sasaran yaitu bagian Umum dan Keuangan,Kepegawaian dan Perencanaan,TI dan Pelaporan

.Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap triwulan dalam rangka evaluasi dan peningkatan kinerja pegawai.Adapun sistem yang digunakan adalah dengan metode wawancara dan observasi langsung terhadap obyek pengawasan,semoga dengan pengawasan ini membawa dampak baik buat pegawai agar lebih meningkat kinerja dan prestasinya.